MEMPERKENALKAN PERPUSTAKAAN MELALUI PENERIMAAN MURID BARU SMP PIUS CILACAP

Dinas ARPUS – Dalam rangka membudayakan minat baca sejak dini Pemerintah Kabupaten Cilacap melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Cilacap  menghadiri undangan dari SMP PIUS Cilacap untuk memberikan pengarahan kepada para peserta murid baru di SMP PIUS Cilacap mengenai pentingnya Gerakan Literasi Sekolah, dalam Acara Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMP PIUS Cilacap (Cilacap, 16 Juli 2019).
Dalam sambutannya kepala sekolah yang di wakili oleh Bapak Thomas Sutasman mengatakan bahwa untuk membiasakan anak gemar membaca memang perlu dukungan tidak hanya dalam lingkungan sekolah, namun sebagai orang tua kita juga perlu memberikan contoh yang baik kepada mereka, jika orang tua kita sering membaca pasti anak-anak akan mencontoh perilaku kita.
Sementara itu Pustakawan Dinas Arpus Cilacap, Budi Setyono, S.IP. juga menambahkan bahwa  Budaya membaca dan menulis sebenarnya telah lama dicontohkan oleh para pendahulu sebelum kita karena membaca dan menulis adalah tanda kemajuan sebuah peradaban dunia. Gerakan literasi merupakan salah satu program yang harus dilaksanakan sekolah sekarang ini, karena tugas guru selain mendidik juga mengiatkan gerekan literasi baca tulis di sekolah mereka.
Lalu….   Apa itu gerakan literasi sekolah ?
Gerakan Literasi Sekolah (GLS) merupakan upaya menyeluruh yang melibatkan semua warga sekolah (guru, peserta didik, orang tua/wali murid) dan masyarakat, sebagai bagian dari ekosistem pendidikan.
Mengapa perlu diadakan GLS ?
Adanya fakta hasil survei internasional (PIRLS 2011, PISA 2009 & 2012) yang mengukur bahwa keterampilan membaca peserta didik Indonesia menduduki peringkat bawah.
Tuntutan keterampilan membaca pada abad 21 adalah kemampuan memahami informasi secara  analitis, kritis, dan re­flektif.
Pembelajaran di sekolah belum mampu mengajarkan kompetensi abad 21.
Kegiatan membaca di sekolah perlu dikuatkan dengan pembiasaan membaca di keluarga dan masyarakat.
Tujuan Utama :
Tujuan Utama terciptanya Gerakan Literasi Sekolah (GLS)  ini adalah untuk menumbuhkembangkan budi pekerti peserta didik melalui pembudayaan ekosistem literasi sekolah yang diwujudkan dalam Gerakan Literasi Sekolah agar mereka menjadi pembelajar sepanjang hayat.
Dalam kegiatan ini pula diadakan tanya jawab seputar literasi dan bagi anak-anak disediakan mobil Perpustakaan Keliling sehingga mereka bebas memilih bahan bacaan apa yang mereka sukai, setelah membaca anak-anak ditugaskan untuk membuat sinopsis dan menceritakan kembali isi buku yang mereka baca, bagi yang berani unjuk gigi disediakan hadiah berupa buku bacaan anak-anak.
Kedepan diharapkan minat baca masyarakat khususnya anak-anak tidak hanya bergantung kepada gadget mereka, namun tingkat baca mereka juga perlu ditingkatkan. (CDA)